Telaga Menjer

telaga menjer

Telaga Menjer adalah salah satu tempat kunjungan wisata popular di area Dieng Plateau. Seperti halnya dengan telaga-telaga di Dieng lainnya, Telaga Menjer terbentuk akibat letusan vulkanik yang melanda area Dataran Tinggi Dieng yakni dapat dilihat dari telaga yang berbentuk seperti kapundan kawah dengan lubang dalam dan lebar.

Telaga menjer termasuk ke dalam telaga alami terdalam dengan kedalaman kurang lebih 60 meter dan memiliki luas area telaga kurang lebih 70 hektar. Telaga Menjer berada tepat di kaki Gunung Seroja yang masih termasuk kedalam area deretan pegunungan Dieng. Air Telaga Menjer berasal dari mata air di berbagai penjuru, air hujan serta sebagian dari aliran Sungai Serayu.

Telaga Menjer terletak di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut, jadi pemandangan yang akan disajikan kepada para wisatawan tampak indah apalagi Telaga Menjer terletak di antara perbukitan hijau yang membentang di atasnya. Khusus bagi para pecinta petualangan, Anda dapat mendaki perbukitan sekitar yakni di area Lembah Seroja. Disinilah Anda akan melihat pemandangan Telaga Menjer seutuhnya dari ketinggian dengan latar belakang Gunung Sindoro serta pedesaan. Jika Anda enggan mendaki bukit, ada rakit-rakit bambu dengan mesin motor terlihat di tepian telaga dan biasanya rakit-rakit bambu ini membawa hilir mudik wisatawan yang hendak menikmati keindahan sekitar dengan mengelilingi area Telaga Menjer seutuhnya berdurasi kurang lebih 45 menit.

Pemanfaatan Telaga Menjer

Tidak hanya sebagai destinasi wisata menarik di area Dieng ataupun Wonosobo, Telaga Menjer nan dalam dan luas ini dimanfaatkan oleh pemerintah sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Air Telaga Menjer di alirkan melalui pipa-pipa baja raksasa berdiameter 2,6 meter. Pipa-pipa baja raksasa tersebut berwarna hijau dan berada di sepanjang jalan menuju Telaga Menjer dari arah Desa Garung. Pipa untuk mengalirkan air Telaga Menjer tersebut melintas sepanjang 2,8 km. Turbin untuk penggerak tenaga listrik tersebut berada di Desa Garung yang berada di ketinggian 996 meter di atas permukaan laut.

Lokasi Telaga Menjer

Ada beberapa akses menuju Telaga Menjer yakni dari jalur Desa Garung dan jalur dari Desa Kejajar. Jika Anda dari Dieng lebih baik menggunakan jalan altenatif melalui Desa Kejajar. Ada petunjuk arah di janan raya Wonosobo-Dieng bertuliskan Telaga Menjer. Jarak dari Desa Kejajar menuju Telaga Menjer kurang lebih 5,9 km dan dapat ditempuh dengan kendara selama 12 menit perjalanan tanpa macet. Jalur ini juga sering digunakan sebagai jalur alternatif menuju Dieng dari arah Wonosobo. Jalanan tersebut berukuran kecil serta berliku akan tetapi Anda akan disuguhi pemandangan menakjubkan seperti perbukitan hijau, area pertanian kentang dan terkadang Anda akan menemui para petani sedang memanen kentang. Seiring perjalanan menuju telaga, di sepanjang kanan jalan terdapat landscape eksotis yaitu pemandangan Gunung Sindoro beserta anaknya Gunung Kembang dan Gunung Sitlerep. Sebelum sampai di area Telaga Menjer Anda juga dapat singgah sebentar di perkebunan Teh Tambi Tlogo yang terletak tepat di sebelah timur telaga, dari sinilah Telaga Menjer dapat terlihat seutuhnya dari ketinggian.

Jika dari arah Kota Wonosobo, Anda dapat menggunakan jalur Desa Garung. Sebelum pasar Garung, masuklah ke gapura berwarna hitam bertuliskan PLTA GARUNG yang ada di sebelah kiri jalan. Jarak dari gapura tersebut menuju telaga kurang lebih 4 km dan dapat ditempuh dengan berkendara selama 10 menit. Di jalur inilah Anda dapat menyaksikan pipa-pipa baja raksasa untuk PLTA di sepanjang jalan menuju destinasi wisata Telaga Menjer.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*