Telaga Pengilon

Telaga Pengilon

Telaga Pengilon adalah salah satu telaga di area Dieng Plateau yang telah diakui keindahannya oleh para pelancong. Telaga ini terletak bersebelahan dengan Telaga Warna yang namanya tersohor hingga ke segala penjuru. Rasanya tidaklah sempurna jika sedang mengunjungi Telaga Warna dan melewatkan Telaga Pengilon karena kedua telaga ini selayaknya dua sejoli yang serasi dan wajib dikunjungi ketika sedang berekreasi ke Dataran Tinggi Dieng.

Nama Telaga Pengilon berasal dari kata “pengilon” dalam ejaan bahasa Indonesia baku “pengilon” ialah “cermin”. Konon Telaga Pengilon memiliki air yang begitu jernih gemerlap seperti cermin sehingga dinamakan sebagai Telaga Pengilon bahkan telaga ini juga dipercaya sebagai media untuk melihat prilaku seseorang. Jika seseorang tersebut cantik/tampan akan tetapi terlihat jelek ketika sedang bercermin di atas Telaga Pengilon maka behavior orang tersebut buruk dan sebaliknya.

Telaga Pengilon terbentuk secara alami seperti telaga-telaga lainnya di Dataran Tinggi Dieng, besar kemungkinan terjadi karena adanya letusan vulkanik . Air Telaga Pengilon berasal dari berbagai penjuru sumber mata air dan air hujan. Saat ini air Telaga Pengilon tak sejernih seperti yang diceritakan oleh nenek moyang jaman dahulu karena telah terjadi pendangkalan lumpur. Di sekeliling telaga ini juga banyak ditumbuhi rerumputan liar setinggi pusar dan biasanya digunakan wisatawan untuk berfoto-foto, area ini akan berubah menjadi rawa-rawa ketika musim penghujan mulai tiba.

Telaga Pengilon telah menjadi jantung kehidupan bagi para petani Desa Dieng, ketika musim kemarau tiba penduduk lokal mengandalkan air dari telaga ini untuk menyirami ladang-ladang kentang mereka yang berada di sekeliling Telaga Pengilon. KeindahanTelaga Pengilon masih bisa dinikmati ketika musim penghujan ataupun musim kemarau tiba hanya saja ketika volume air bertambah para wisatawan akan sedikit kesulitan jika ingin berkeliling telaga karena sebagian jalan setapak tergenang oleh air. Rindangnya hutan akasia juga akan menambah syahdunya perjalanan ketika Anda sedang berkeliling menikmati setiap sudut Telaga Pengilon apalagi pepohonan ini melandai membentuk terowongan akan menyambut awal perjalanan Anda. Tak heran para pengunjung yang datang menyempatkan berhenti sejenak untuk berfoto-foto di pepohonan yang melengkung indah itu.

Untuk menikmati keindahan Telaga Pengilon tidak hanya dengan cara berkeliling dari tepian saja. Ada beberapa spot objek yang wajib di coba dan biasanya di gunakan para fotografer untuk membidik indahnya Telaga Pengilon yakni dari atas batu ratapan angin atau yang dikenal dengan Batu Pandang dan dari puncak Bukit Sidengkeng. Dari kedua titik inilah panorama Telaga Pengilon akan terlihat begitu cantik dan anggun berdampingan dengan telaga fenomenal Telaga Warna.

Letak Telaga Pengilon

Telaga Pengilon terletak di area Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar yang masuk kedalam lingkup Wonosobo Regency. Telaga Pengilon berada di satu komplek dengan Telaga Warna dan komplek gua alam Dieng. Jarak dari pertigaan Dieng hanya kurang lebih 1,3 km, waktu yang ditempuh 3 menit menggunakan kendaraan dan 16 menit berjalan kaki. Tidak ada angkutan umum melewati pintu masuk Telaga Pengilon jadi Anda harus menggunakan kendaraan sendiri atau berjalan kaki.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*