Telaga Warna

Telaga Warna Dieng

Telaga Warna adalah salah satu telaga di Dieng Plateau yang menjadi buruan ribuan wisatawan karena keberadaannya telah melegenda. Telaga ini memiliki karakteristik berbeda dengan telaga lain yang ada di area Dieng Plateau. Air telaga warna memancarkan aneka warna yang dapat Anda lihat dari permukaan seperti warna hijau, biru, kuning, silver serta coklat.

Selayaknya telaga di Dieng lainnya, Telaga Warna terbentuk dari kawah-kawah vulkanik yang sudah mati atau tidak aktif lagi akan tetapi kawah ini masih memproduksi senyawa belerang dengan kadar rendah, makanya masih terlihat gelembung-gelembung gas yang muncul seperti bubbling meletup ke atas permukaan air telaga. Meskipun masih ada gelembung-gelembung gas aktif, air dari Telaga Warna tidaklah panas akan tetapi dingin, karena air ini lebih banyak berasal dari segala penjuru mata air dan sebagian juga berasal dari air hujan yang terkumpul.

Telaga Warna merupakan satu-satunya telaga di Dieng Plateau mengandung senyawa belerang. Belerang dengan kadar rendah ini mampu menghasilkan gradasi warna-warna cantik apabila terpantul oleh sinar matahari mengarah ke permukaan air telaga. Warna-warna yang dihasilkan sering berubah-ubah tergantung intensitas belerang, pantulan sinar matahari serta tempat dari mana Anda memandangnya. Jika kadar belerang sedang terbilang tinggi, warna yang dihasilkan cenderung silver, hijau toska, kuning cerah dan apabila kadar belerang sedang rendah warnanya akan cenderung menjadi hijau pucat. Cuaca juga teramat mempengaruhi warna dari telaga ini. Telaga Warna akan terlihat cantik ketika musim kemarau karena sinar matahari akan lebih leluasa memantulkan sinarnya tanpa terhalang oleh kabut.

Telaga Warna terletak di dalam area Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Propinsi Jawa Tengah Wilayah Dieng. Suasana teduh dan damai akan dirasakan ketika pertama masuk ke lokasi Telaga Warna apalagi bunga-bunga pancawarna atau sering dikenal dengan bunga hortensia yang bermekaran ikut menyambut kedatangan para wisatawan.

Hanya berjalan kaki sepanjang 20 meter dari pintu masuk, panorama alam telaga warna dapat secara langsung disaksikan. Dua dahan pohon tumbang melandai di atas permukaan air telaga menambah landscape Telaga Warna menjadi semakin eksotis. Tidak sedikit para wisatawan mengabadikan moment liburan mereka untuk berfoto-foto di atas pohon tumbang tersebut, bahkan pohon tumbang itulah telah menjadi icon abadi Telaga Warna Dieng.

Jika Anda naik bukit di sekitar telaga seperti dari Bukit Sidengkeng atau dari Batu Pandang, panorama alam Telaga Warna Dieng akan tampak lebih indah, Telaga Warna dan Telaga Pengilon dengan latar belakang Gunung Sindoro serta Gunung Prau yang memanjang di area Dieng Plateau selayaknya sebuah perahu terbalik. Warna air telagapun akan tampak lebih pekat jika dilihat dari tempat yang lebih tinggi.

Lokasi Telaga Warna

Lokasi obyek wisata Telaga Warna Dieng mudah ditemukan yaitu berada di poros utama kawasan wisata Dieng. Telaga Warna berada di daerah cagar alam di bagian timur berbatasan dengan pegunungan dan Desa Jojogan, di sebelah selatan di batasi oleh Pegunungan Kendil dan di bagian barat di batasi oleh jalan melingkar Dieng Plateau yang masih termasuk ke dalam wilayah Wonosobo Regency. Akses dapat dilalui dari perigaa Dieng dengan mengambil arah ke kiri. Tidak ada public transportation menuju pintu masuk obyek wisata Telaga Warna, Anda harus menggunakan kendaraan pridadi atau berjalan kaki.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*